Belopa – Dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 serta mengantisipasi berbagai potensi kegiatan masyarakat yang berimplikasi terhadap situasi kamtibmas, Polres Luwu melaksanakan apel pagi sebagai tindak lanjut Surat Telegram Nomor: STR/21/IV/PAM.3.3./2026 tentang antisipasi konflik sosial di wilayah hukum Polres Luwu.
Apel pagi pada Jumat (1/5/2026), dipimpin langsung oleh Wakapolres Luwu, Kompol Misbahuddin, S.H., atas perintah Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., dan diikuti oleh seluruh personel Polres Luwu serta jajaran. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kesiapsiagaan menghadapi rangkaian aktivitas masyarakat selama awal bulan Mei, termasuk potensi unjuk rasa, perkelahian kelompok, serta dinamika sosial lainnya.
Pelaksanaan apel ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan personel guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Dalam arahannya, Wakapolres Luwu menyampaikan bahwa apel ini merupakan bentuk konsolidasi internal sekaligus penegasan komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas sesuai arahan pimpinan.
“Atas arahan Bapak Kapolres melalui STR Nomor STR/21/IV/PAM.3.3./2026, seluruh personel agar meningkatkan kesiapsiagaan, kepekaan terhadap situasi di lapangan, serta mengedepankan langkah preventif dan humanis dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada momentum May Day dan kegiatan masyarakat lainnya,” ujar Kompol Misbahuddin.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memberikan rasa aman melalui tindakan profesional.
Apel pagi yang dilaksanakan selama dua hari ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, sehingga situasi di Kabupaten Luwu tetap aman, tertib, dan kondusif.
Dengan kesiapsiagaan yang terbangun melalui apel dan konsolidasi ini, Polres Luwu menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah potensi konflik sosial. Melalui langkah preventif, respons cepat, serta pendekatan humanis, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Luwu senantiasa terjaga dalam keadaan aman, damai, dan kondusif.









Komentar