Seleksi Paskibraka Luwu 2026 Resmi Dibuka, Wabup Muh. Dhevy Tekankan Transparansi dan Objektivitas

Daerah110 Dilihat

LUWU – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, secara resmi membuka kegiatan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Luwu Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Kamis (9/4/2026).

Seleksi ini menjadi bagian penting dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.

Peserta seleksi merupakan siswa-siswi SMA/SMK/MA kelas X dengan rentang usia 16 hingga 18 tahun. Mereka akan melalui proses seleksi yang ketat, bertahap, dan berjenjang guna membentuk generasi muda yang disiplin, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kemampuan fisik dan mental yang prima.

Dalam sambutannya, Wabup Muh. Dhevy menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara transparan dan objektif tanpa adanya praktik titipan.

“Kami memastikan bahwa seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan adil. Tidak perlu berpikir harus ada orang dalam. Yang dibutuhkan adalah kepercayaan diri, latihan, dan kerja keras,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

“Harapan kami, adik-adik dapat mengikuti seleksi ini dengan serius, disiplin, dan menunjukkan dedikasi terbaik untuk menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Luwu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Luwu, Enrika, dalam laporannya menyampaikan bahwa tahapan seleksi diawali dengan pendaftaran online melalui aplikasi transparansi Paskibraka selama 14 hari, mulai 24 Februari hingga 9 Maret 2026.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti berbagai tahapan seleksi, mulai dari pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan serta tes intelegensi umum secara daring melalui aplikasi yang ditentukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, hingga seleksi kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, dan kepribadian.

Seleksi kepribadian mencakup wawancara, penelusuran minat dan bakat, serta rekam jejak peserta di media sosial, sebagai bagian dari penilaian menyeluruh terhadap calon anggota Paskibraka.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan daerah.

Komentar