Tawuran Antar Pemuda di Bua Luwu, 9 Remaja Diamankan Polisi Beserta Senjata Rakitan

Hukrim460 Dilihat

LUWU – Aksi tawuran antar kelompok pemuda terjadi di perempatan traffic light Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Minggu (29/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA.

Peristiwa tersebut melibatkan kelompok pemuda dari Desa Tanarigella yang berhadapan dengan gabungan pemuda dari Desa Barowa dan Desa Padang Kalua. Tawuran berlangsung dengan aksi saling lempar batu dan penggunaan petasan di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden ini diduga dipicu oleh konten provokasi yang beredar di media sosial. Pelaku provokasi disebut-sebut merupakan seseorang yang sebelumnya sempat diamankan dalam kasus pelemparan bom molotov terhadap rumah Kepala Desa Padang Kalua.

Sebelum kejadian, aparat dari Polsek Bua telah melakukan patroli rutin pada pukul 23.30 WITA dan memastikan situasi dalam kondisi aman dan kondusif. Patroli kembali dilakukan pada pukul 03.00 WITA sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Namun, sekitar pukul 03.30 WITA, tak lama setelah petugas meninggalkan lokasi, kedua kelompok pemuda diduga sengaja memanfaatkan situasi tanpa kehadiran aparat untuk melancarkan aksi tawuran.

Sekitar pukul 04.10 WITA, personel Brimob tiba di lokasi dan langsung melakukan pengamanan. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan sembilan orang pemuda yang diduga terlibat dalam tawuran, seluruhnya berasal dari Desa Tanarigella.

Adapun identitas yang diamankan yakni M. A (15), F (17), A (15), H (15), Andre (18), A (16), A (16), M. Z (17), dan M.RP (15), yang sebagian besar masih berstatus pelajar.

Selain itu, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa busur dan senjata rakitan yang digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

Sekitar pukul 04.45 WITA, personel Brimob membawa para pelaku beserta barang bukti ke Polres Luwu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, pada pukul 05.00 WITA, personel Polsek Bua meninggalkan lokasi kejadian setelah memastikan situasi kembali aman dan kondusif.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah masing-masing.

Komentar