Presiden Prabowo Disambut PM Inggris Keir Starmer di Downing Street, Larry the Cat Curi Perhatian

Internasional673 Dilihat

London – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disambut langsung oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer saat melakukan pertemuan resmi di Kantor Perdana Menteri Inggris, Downing Street, London, pada Selasa, 20 Januari 2026. Pertemuan ini menjadi bagian penting dari agenda diplomasi bilateral Indonesia–Inggris yang menekankan penguatan kerja sama strategis lintas sektor.

Suasana penyambutan berlangsung hangat dan bersahabat. Momen unik pun terjadi ketika Larry the Cat, yang menjabat sebagai Chief Mouser to the Cabinet Office sejak 2011, turut “menyambut” Presiden Prabowo di depan pintu Downing Street. Kehadiran Larry menambah nuansa ringan dan humanis dalam rangkaian protokol kenegaraan tersebut.

Larry merupakan kucing domestik yang awalnya diadopsi oleh staf Kantor Perdana Menteri sebagai peliharaan keluarga PM David Cameron pada 2011. Menariknya, pada 2016—di akhir masa pemerintahan Cameron—Larry disebut sebagai “PNS” (pegawai negeri sipil) sehingga tetap bertugas dan menetap di Kantor Perdana Menteri Inggris hingga kini, melintasi berbagai era kepemimpinan.

Perjumpaan Kepala Negara dengan Larry bahkan menjadi bahan obrolan dalam forum pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah pimpinan universitas Inggris. UK Government International Education Champion, Sir Steve Smith, sempat berkelakar, “Sepertinya mereka berpikir Anda akan membawa kucing Anda, Bobby. Tapi saya rasa Anda baru saja bertemu dengan Larry.”

Presiden Prabowo pun menanggapi dengan nada bercanda, “Saya lihat dia, tapi dia tidak begitu melihat saya,” yang disambut tawa para hadirin.

Kehadiran Larry memberikan warna tersendiri dalam kunjungan Presiden Prabowo ke Downing Street. Selain menciptakan suasana yang lebih cair, momen tersebut memperkaya catatan diplomasi dengan sentuhan ringan yang mencerminkan kedekatan, keakraban, serta semangat persahabatan antara Indonesia dan Inggris, sejalan dengan upaya memperkuat hubungan bilateral di bidang politik, ekonomi, dan pendidikan.

Komentar