Pj. Ketua TP PKK dan DWP Palopo Ikuti Preloved Charity & Fashion Show di Makassar, Busana Terjual hingga Rp3,5 Juta

Nasional4346 Dilihat

MAKASSAR – Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza, bersama Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palopo turut serta sebagai peserta dalam ajang Preloved Charity and Fashion Show yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Claro Makassar, pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Acara Preloved Charity ini merupakan inisiatif Dekranasda Sulsel bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulsel. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung perempuan rentan binaan DP3A yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan, termasuk mereka yang bergerak di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Barang-barang yang dilelang pada acara ini merupakan koleksi busana milik para pejabat perempuan, termasuk dari kalangan PKK dan DWP, dengan penggunaan maksimal tiga kali. Semua busana telah melalui proses kurasi oleh tim internal guna memastikan kualitas. Sementara itu, pakaian yang tidak layak jual disumbangkan kepada pihak yang membutuhkan.

Menariknya, dari hasil pelelangan, busana muslimah yang dikenakan oleh Pj. Ketua TP PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza, berhasil terjual seharga Rp2 juta. Sementara busana yang dikenakan oleh Pj. Ketua DWP Kota Palopo laku dengan harga Rp1,5 juta.

Kepala Dinas DP3A Provinsi Sulsel, Andi Mirna Harun, dalam keterangannya menyebutkan bahwa kegiatan ini telah rutin dilaksanakan dua kali setiap tahun dan menjadi bagian dari program pemberdayaan perempuan, khususnya dalam bidang fashion muslim. Selain pelelangan, acara ini juga dirangkaikan dengan pelatihan, pemberian modal usaha, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Sambutan Gubernur Sulawesi Selatan yang disampaikan oleh Plt. Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan, Prof. Muh. Jufri, menekankan pentingnya kegiatan ini, apalagi momentum pelaksanaannya berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri.

“Ini merupakan inspirasi dan dorongan besar untuk membangkitkan perekonomian, khususnya di Sulawesi Selatan. Perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tuturnya.

Pameran UMKM yang turut meramaikan kegiatan ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya kontribusi perempuan dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing di Sulawesi Selatan.

Komentar