Pemkab Luwu Pertahankan Hutan Penelitian Simoma, Lokasi Sekolah Nasional Dialihkan ke Belopa

Daerah621 Dilihat

LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu memutuskan mempertahankan Hutan Penelitian Simoma di Desa Tembo’e, Kecamatan Larompong Selatan sebagai kawasan hutan lindung yang tidak dialihfungsikan. Sebagai tindak lanjut, rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dialihkan ke wilayah Ulo-ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa.

Keputusan tersebut disampaikan Bupati Luwu, H. Patahudding, saat memimpin rapat koordinasi persiapan Sekolah Nasional Terintegrasi di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Rabu (13/5/2026).

Rapat itu membahas penyelarasan rencana lintas sektor, kesiapan lahan dan perizinan, pengawasan hukum, hingga pengamanan dan ketertiban pada tahap awal operasional sekolah bertaraf nasional tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengusulkan dua alternatif lokasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skema berbeda. Lokasi pertama berada di Desa Tembo’e, Kecamatan Larompong Selatan dengan konsep pembangunan baru, sedangkan lokasi kedua berada di Desa Baramamase dengan skema konsolidasi atau penggabungan beberapa sekolah.

Dalam rapat tersebut, Patahudding menegaskan kawasan Hutan Simoma harus tetap dipertahankan karena memiliki fungsi penting sebagai hutan penelitian dan kawasan lindung yang perlu dijaga keberlanjutannya.

“Kita harus menjaga hutan ini bersama-sama demi keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Patahudding.

Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan aktivis lingkungan, turut menjaga kawasan hutan agar tidak kembali terjadi penyerobotan lahan maupun aktivitas yang dapat merusak lingkungan.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Luwu tetap berkomitmen menghadirkan sekolah bertaraf nasional guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

“Kami berharap dukungan semua pihak agar mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Luwu dapat terus meningkat dan harapan menghadirkan sekolah bertaraf nasional bisa terwujud,” lanjutnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, Kapolres Luwu, Adnan Pandibu, Penjabat Sekretaris Daerah Luwu, Muhammad Rudi, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu, Danramil Belopa, Kepala KPH Latimojong, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dan pihak terkait lainnya.

Komentar