Belopa – Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Luwu, Patahudding, bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait di Belopa, Selasa (10/3/2026).
Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, Kajari Luwu Muhandas Ulimen, Ketua Pengadilan Negeri Belopa YM. Effendy Kadengkang, serta Pabung Luwu Mayor Kav. Suparman.
Dalam laporannya, Kepala Badan Kesbangpol Luwu, Hj. Enrika, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk menjaga sinergitas lintas sektoral guna menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama, di antaranya kesiapsiagaan menghadapi arus mudik dan arus balik, ketersediaan bahan pokok, pengendalian harga agar tetap stabil, peningkatan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, kesiapan sarana ibadah, serta antisipasi terhadap ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG).
Peserta rapat terdiri dari kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, Forkopimcam, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi keagamaan, hingga jajaran Satgas Polres Luwu.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Patahudding menekankan bahwa wilayah Luwu merupakan jalur strategis Trans Sulawesi yang berpotensi mengalami lonjakan arus lalu lintas menjelang dan pasca Idul Fitri.
“Selain arus kendaraan yang meningkat, aktivitas masyarakat di pusat keramaian seperti pasar, terminal, tempat ibadah, dan kawasan permukiman juga akan mengalami peningkatan. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif dan koordinasi lintas sektoral,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya langkah strategis, seperti mengantisipasi risiko keamanan selama libur Idul Fitri, meningkatkan kesiapsiagaan arus mudik, mengendalikan inflasi daerah, serta memastikan kesiapan pelaksanaan perayaan hari besar keagamaan tersebut.
“Melalui rakor ini, saya berharap seluruh pihak dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah strategis agar masyarakat Kabupaten Luwu dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan kondusif,” kata Patahudding.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing unsur Forkopimda dan instansi terkait.
Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, pihaknya telah menyiapkan empat titik posko pengamanan, masing-masing di Kecamatan Belopa, Ponrang, Walenrang, serta di Bandara I Lagaligo Bua.
Ia menjelaskan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Luwu berada dalam kondisi kondusif. Namun, sejumlah potensi tetap menjadi perhatian, seperti kemungkinan aksi unjuk rasa, dampak cuaca ekstrem, ketahanan pangan, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Dengan adanya koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh elemen dapat bekerja sama secara optimal dalam menjaga stabilitas daerah, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh rasa aman dan nyaman.















Komentar