Ngunduh Mantu: Tradisi Jawa yang Sarat Makna di Tengah Gaya Pernikahan Modern

Opini185 Dilihat

Penulis : Zulfa Amirotul Latifah (Mahasiswa Program Studi pendidikan Agama Islam UIN Palopo)

Indonesia memiliki berbagai tradisi budaya yang masih dilestarikan hingga saat ini, salah satunya adalah tradisi Ngunduh Mantu dalam adat Jawa. Tradisi ini biasanya dilakukan setelah prosesi pernikahan sebagai bentuk penerimaan mempelai perempuan oleh keluarga laki-laki. Ngunduh Mantu menjadi salah satu simbol penting dalam kehidupan masyarakat Jawa yang sarat akan nilai kekeluargaan.

Secara umum, Ngunduh Mantu adalah acara resepsi yang diselenggarakan oleh pihak keluarga mempelai laki-laki. Dalam tradisi ini, keluarga laki-laki “menjemput” atau menerima mempelai perempuan sebagai bagian dari keluarga mereka. Prosesi ini menunjukkan bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga dua keluarga besar.

Tradisi Ngunduh Mantu biasanya dilaksanakan dengan berbagai rangkaian adat Jawa, seperti penggunaan pakaian adat, tata rias pengantin khas Jawa, serta iringan musik gamelan. Suasana yang dihadirkan cenderung sakral namun tetap meriah, mencerminkan perpaduan antara nilai budaya dan kebahagiaan dalam sebuah pernikahan.

Di balik prosesi tersebut, terdapat makna filosofis yang mendalam. Ngunduh Mantu melambangkan tanggung jawab keluarga laki-laki dalam menerima dan menjaga kehormatan mempelai perempuan. Selain itu, tradisi ini juga mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Di era modern seperti sekarang, tradisi Ngunduh Mantu mulai mengalami perubahan. Banyak pasangan yang mengemas acara ini dengan konsep yang lebih sederhana atau dikombinasikan dengan gaya pernikahan modern. Namun demikian, nilai inti dari tradisi ini tetap dipertahankan, yaitu mempererat hubungan antar keluarga.

Menariknya, generasi muda saat ini mulai kembali tertarik untuk melaksanakan tradisi Ngunduh Mantu, meskipun dengan sentuhan modern. Media sosial juga berperan besar dalam memperkenalkan kembali keindahan adat Jawa kepada masyarakat luas. Hal ini menunjukkan bahwa budaya dapat tetap hidup jika mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dengan demikian, tradisi Ngunduh Mantu merupakan bagian penting dari keberagaman budaya Nusantara yang memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol dalam pernikahan, tetapi juga mencerminkan keharmonisan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Jawa. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk terus melestarikan tradisi ini agar tetap hidup di masa depan.

Budaya boleh berkembang, tapi jangan sampai hilang

Komentar