Muh Futhifar Putra Dorong Generasi Muda Melek Teknologi Melalui Literasi AI di SMAN 6 Palopo

Opini577 Dilihat

PALOPO – Upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap perkembangan teknologi terus dilakukan melalui kegiatan bertajuk “Literasi AI: Peluang, Tantangan, dan Etika di Era Digital” yang sukses digelar di SMAN 6 Palopo, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 26 siswa yang antusias mengikuti seluruh rangkaian materi yang disampaikan oleh mahasiswa UIN Palopo.

Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), literasi digital menjadi salah satu keterampilan penting yang wajib dimiliki generasi muda. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan mengakses teknologi, tetapi juga memahami, memanfaatkan, dan menggunakan teknologi digital secara efektif serta bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi pemaparan materi, para pemateri menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuka berbagai peluang bagi generasi muda, khususnya Gen Z dan Gen Alpha. Peluang tersebut meliputi akses informasi pendidikan yang lebih luas, pembelajaran daring, peluang kerja berbasis digital, hingga kolaborasi melalui berbagai platform media sosial yang kini menjadi bagian dari aktivitas masyarakat modern.

Salah satu pemateri, Muh Futhifar Putra, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Edukasi tentang digitalisasi sebenarnya membuka banyak peluang untuk Gen Z dan Gen Alpha dalam beradaptasi dengan zaman yang semakin cepat. Mulai dari akses informasi untuk kebutuhan pendidikan, peluang kerja, pembelajaran online, hingga kolaborasi melalui media sosial. Dengan adanya sosialisasi di sekolah-sekolah, diharapkan anak muda kita semakin melek teknologi, karena pada dasarnya siapa yang menguasai teknologi, dialah yang akan unggul,” ujarnya.

Selain membahas berbagai peluang yang dihadirkan AI, kegiatan ini juga mengangkat tantangan dan etika penggunaan teknologi digital. Para peserta diajak untuk lebih kritis dalam menyaring informasi, memahami risiko penyebaran hoaks, menjaga keamanan data pribadi, serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan menunjukkan tingginya minat siswa terhadap pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan maupun kehidupan sehari-hari. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga etika digital di tengah kemudahan akses teknologi yang semakin berkembang.

Komentar