PALOPO – Pemerintah Kota Palopo memperingati Hari Jadi ke-24 Kota Palopo yang digelar di Lapangan Pancasila, Jumat (10/4/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Sinergi Baru, Palopo Maju” sebagai semangat memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Kota Palopo oleh Ketua DPRD Kota Palopo, Darwis. Tema yang diangkat tidak sekadar slogan seremonial, melainkan menjadi pesan penting bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen.
Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan kota hanya dapat terwujud jika seluruh komponen masyarakat bergerak dalam satu arah yang sama.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha tidak bisa bergerak sendiri. Masyarakat juga tidak bisa berdiri sendiri. Ketika kita bersatu, tidak ada yang tidak mungkin bagi masa depan Kota Palopo,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Palopo terus menunjukkan perkembangan yang positif, khususnya di sektor ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Kota Palopo tercatat mencapai 4,59 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi berbagai sektor, mulai dari perdagangan, jasa, hingga pelaku UMKM.
“Di balik angka ini, ada kerja keras para pedagang, pelaku UMKM, pekerja kreatif, petani, nelayan, dan seluruh masyarakat yang setiap hari menggerakkan roda ekonomi,” jelasnya.
Dalam bidang pelayanan publik, Pemerintah Kota Palopo terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari digitalisasi layanan, penyederhanaan birokrasi, hingga penguatan integritas aparatur, khususnya pada sektor pelayanan publik, perizinan, dan tata kelola keuangan.
Selain itu, pembangunan sumber daya manusia juga menjadi prioritas, melalui peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pembinaan generasi muda.
“Palopo baru adalah komitmen untuk terus berbenah, memperbaiki yang kurang, menghentikan kebijakan yang salah, serta menghadirkan inovasi dalam pemerintahan dan pembangunan,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah menjalankan program multi years project dengan enam paket pekerjaan pada tahap awal.
“Sebagian besar paket sudah memiliki pemenang, dan tersisa satu paket dalam tahap penandatanganan kontrak,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program tersebut mencakup wilayah Luwu Raya, termasuk Kota Palopo, dengan total anggaran sekitar Rp1,2 triliun dalam kurun waktu satu hingga tiga tahun ke depan.
Pada puncak peringatan, juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kota Palopo. Bantuan tersebut meliputi bantuan keuangan sebesar Rp12,5 miliar, buffer stock logistik penanggulangan bencana senilai Rp154.032.700, serta satu unit hand traktor roda empat.
Selain itu, Bank Sulselbar melalui program CSR turut menyerahkan satu unit mobil truk sampah untuk mendukung pengelolaan lingkungan di Kota Palopo.
Tak hanya itu, bantuan hibah untuk rumah ibadah juga disalurkan kepada tujuh pengurus masjid dengan total nilai Rp375 juta. Sementara TP-PKK Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan kepada pelaku UMKM di Kota Palopo senilai Rp154 juta.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, serta Ketua TP-PKK Kota Palopo, Megawati Akhmad.
Peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Palopo ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala daerah se-Sulawesi Selatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan instansi vertikal, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dengan semangat “Sinergi Baru, Palopo Maju”, Pemerintah Kota Palopo optimistis dapat terus melangkah maju, memanfaatkan potensi lokal, serta memperkuat kolaborasi demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.















Komentar