Forum Desa Luwu Masuk Tahap Realisasi, Pemkab dan PT Masmindo Dwi Area Serahkan Program Air Bersih dan Beasiswa

Daerah562 Dilihat

Luwu – Rangkaian Forum Desa yang sebelumnya digelar di 21 desa pada empat kecamatan di Kabupaten Luwu kini memasuki tahap realisasi program. Aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kunjungan dan pertemuan langsung telah dipetakan serta diselaraskan antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area (MDA) untuk ditindaklanjuti dalam bentuk program bantuan dan kerja nyata.

Melalui kegiatan Silaturahmi Forum Desa yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Luwu, sejumlah inisiatif resmi diserahkan sebagai bagian dari tindak lanjut hasil forum tersebut.

Salah satu program utama yang direalisasikan yakni bantuan relokasi intake dan jalur transmisi pipa Perumda Tirta Latimojong. Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan MDA. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Latimojong hingga Belopa dan sekitarnya.

Selain itu, turut diserahkan program pipanisasi air bersih bagi lebih dari 100 kepala keluarga di Desa Rante Balla yang merupakan kolaborasi antara Kodim 1403/Palopo dan MDA. Program lainnya meliputi Beasiswa GenMAS bagi mahasiswa berprestasi serta dukungan program pembangunan bagi 21 desa di wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan ini dihadiri para kepala desa dan camat dari 21 desa sebagai peserta utama Forum Desa. Turut hadir Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, bersama jajaran direksi dan manajemen perusahaan. Dari unsur pemerintah daerah hadir Patahudding dan Wakil Bupati Luwu, Kapolres Luwu, Dandim 1403/Palopo, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Ketua DPRD Luwu, Sekretaris Daerah Luwu, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menegaskan bahwa Forum Desa merupakan pendekatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap langkah pembangunan memiliki dasar yang jelas. Aspirasi yang disampaikan dalam Forum Desa kita himpun, kita petakan, lalu kita selaraskan dengan arah pembangunan daerah. Program yang direalisasikan hari ini merupakan tindak lanjut dari proses tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha memperkuat kapasitas daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menjaga kelangsungan investasi di wilayah Luwu.

Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, menyampaikan bahwa DPRD menjalankan fungsi fasilitasi dalam penyelesaian isu-isu sosial yang melibatkan masyarakat dan perusahaan.

“DPRD Luwu menjalankan fungsi fasilitasi dalam penyelesaian isu-isu sosial yang melibatkan masyarakat dan perusahaan. Ini merupakan bagian dari dukungan kami agar investasi di Kabupaten Luwu dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, jajaran Forkopimda yang hadir turut menyampaikan komitmen menjaga situasi kondusif. Kapolres Luwu dan Dandim 1403/Palopo menegaskan kesiapan institusi masing-masing dalam mengawal stabilitas wilayah sesuai tugas dan fungsi, sehingga pelaksanaan program pembangunan dan investasi dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, menegaskan bahwa kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Luwu merupakan bagian dari komitmen investasi jangka panjang di daerah tersebut.

“Kami hadir di Luwu dengan komitmen untuk tumbuh bersama. Investasi yang kami jalankan perlu berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mengawal investasi tersebut agar berjalan optimal dan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi daerah, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun pengembangan masyarakat.

Trisakti juga menekankan bahwa komitmen perusahaan diwujudkan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dirancang secara berkelanjutan.

“Program PPM yang kami jalankan tidak dirancang untuk satu tahun ke depan saja, tetapi telah disusun dalam kerangka lima tahun ke depan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih konsisten oleh masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, Forum Desa akan terus dilanjutkan sebagai wadah komunikasi dan evaluasi bersama, sehingga pembangunan di empat kecamatan dan 21 desa wilayah operasional MDA dapat berjalan sesuai prioritas masyarakat dan arah pembangunan daerah Kabupaten Luwu.

Komentar