Luwu – Bupati Luwu, Patahudding, meresmikan dua jembatan masing-masing di Desa Muhajirin, Kecamatan Suli Barat dan Desa Posi, Kecamatan Bua, Jumat (13/02/2026). Infrastruktur tersebut bersumber dari dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tahun Anggaran 2024 dengan pelaksanaan fisik tahun 2025.
Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur strategis pascabencana sekaligus mendorong konektivitas antarwilayah di Kabupaten Luwu.
Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan bahwa penyelesaian dua jembatan tersebut merupakan bagian dari janji kerja pada tahun pertama masa jabatannya. Ia mengakui bahwa pada awal kepemimpinan terjadi efisiensi anggaran dengan penarikan ke pemerintah pusat sekitar Rp97 miliar. Namun demikian, pembangunan infrastruktur prioritas tetap dapat dituntaskan sesuai target.
“Keberadaan jembatan diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, memangkas jarak dan waktu tempuh, serta memperlancar distribusi hasil produksi di Kecamatan Suli Barat,” ujar Patahudding.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tetapi instrumen strategis untuk memperkuat aksesibilitas, mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedesaan.
Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Kurniah Patahudding, Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu Nilasari Dhevy Bijak, Pj. Ketua DWP Kabupaten Luwu, Camat Suli Barat, para kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dengan rampungnya dua jembatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap konektivitas antarwilayah semakin optimal dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Suli Barat maupun Kecamatan Bua dapat tumbuh lebih progresif pada tahun 2026.














Komentar