LUWU TIMUR – Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu menggelar aksi prakondisi di perbatasan Kabupaten Luwu Timur – Luwu Utara, tepatnya di Desa Lauwo, Kec. Burau, Kab.Luwu timur Munggu, 18/01/2026 sore.
Dalam aksinya, massa aksi menahan mobil truk untuk dijadikan panggung orasi sekaligus memblokade jalan trans sulawesi sehingga mengakibatkan kemacetan panjang.
Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian perjuangan pemekaran Provinsi Luwuk Raya telah di gelar di berbagai daerah yang ada di tanah luwu.
Selain itu juga terpantau Massa aksi membentangkan sanduk bertuliskan “Selamat Datang Di Kabupaten Luwu Timur Provinsi Luwu Raya” yang diangggap sebagai bentuk deklarasi wija to luwu dan tekanan politik kepada pemerintah agar merealisasikan tuntuan masyarakat Tana Luwu.
Rahmat Suarti selaku jenlap lapangan dalam orasinya. “Luwu Raya memiliki sejarah, sumber daya, serta potensi besar yang selama ini belum dikelola secara adil dan merata sehingga pemekaran Provinsi Luwu Raya adalah kebutuhan mendesak demi percepatan pembangunan dan keadilan sosial. Perjuangan ini harus menjadi gerakan bersama bagi seluruh masyarakat Tanah Luwu.”
Lanjutnya, “Perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya tidak bisa dibebankan kepada mahasiswaku dan pemuda atau kelompok tertentu, melainkan membutuhkan gerakan kolektif dari seluruh elemen Masyarakat. Sehingga dukungan dan persatuan sangat di butuhkan untuk mendorong Tana menjadi Provinsi.” Tegasnya
Sementara itu, Wajenlap Muh. Yahya M. menambahkan. “Aksi prakondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa gelombang perlawanan rakyat Tanah Luwu terus membesar dan masif, sebagai bentuk keseriusan rakyat Tana Luwu. Ia memastikan bahwa konsolidasi dan aksi lanjutan akan terus dilakukan hingga tuntutan pemekaran Provinsi Luwu Raya mendapat kepastian politik yang jelas.” Tutupnya.
Meski sempat menyebabkan kemacetan panjang, aksi tersebut berjalan lancar dan sejumlah masyarakat yang melintas di lokasi aksi tampak memberikan dukungan terhadap perjuangan yang dilakukan Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu.
Aliansi menyatakan bahwa aksi ini dari rangkaian perjuangan yang lebih besar dan masif, sebagai bentuk keseriusan rakyat Tana Luwu dalam memperjuangkan haknya atas pemerintahan yang lebih dekat, adil, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat








Komentar