Palopo – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Perumahan Graha Peta, Kota Palopo.
Penemuan tersebut menggegerkan warga setempat dan langsung ditangani oleh pihak kepolisian setempat untuk memastikan penyebab kematian korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 Wita, di Perumahan Graha Peta Blok A 20 Kelurahan Peta, Kecamatan Sendana, Kota Palopo.
Dimana ditemukan sesosok mayat laki-laki dalam posisi telentang di lantai ruang tamu rumah. Korban diketahui bernama Zulkifli Y. Sos (57), seorang karyawan swasta.
Berdasarkan keterangan saksi Indar Setiawan Zulkifli, yang merupakan anak korban, dirinya meninggalkan rumah pada Sabtu sore, 17 Januari 2026 menuju Masamba, dengan meninggalkan ayahnya seorang diri di rumah.
Kemudian pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 Wita, Indar kembali ke rumah dan menemukan ayahnya sudah dalam keadaan telentang dan tidak sadarkan diri di ruang tamu, sehingga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Diketahui, almarhum memiliki riwayat penyakit asma yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab meninggalnya korban.
Sementara itu, saksi lainnya Irsal, yang merupakan tetangga korban, mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu dengan korban pada Minggu, 18 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 Wita.
Saat itu, korban melintas di depan rumah saksi dengan mengendarai sepeda motor seorang diri.
Irsal sempat menegur korban dan menanyakan hendak ke mana, lalu korban menjawab akan pergi mencukur rambut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.30 Wita, Kapolsek Wara Selatan IPTU Yusran Sa’buran, S.H., M.H., bersama personel Samapta Polres Palopo dan piket fungsi, turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan korban diketahui memiliki riwayat penyakit,” ujar IPTU Yusran Sa’buran.
Selanjutnya, pada pukul 21.30 Wita, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sawerigading Palopo guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.
Pihak kepolisian menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.***








Komentar